cara membuat wedang ronde
cara membuat wedang ronde

Cara Membuat Wedang Ronde yang Hangat dan Nikmat

Cara Membuat Wedang Ronde yang Hangat dan Nikmat | Halo, sahabat Dapur Renyah. Apakah Anda suka minum wedang ronde? Wedang ronde adalah minuman khas Jawa yang terbuat dari air jahe, gula merah, dan bola-bola tepung ketan berisi kacang tanah. Wedang ronde sangat nikmat diminum di saat cuaca dingin atau hujan, karena dapat menghangatkan tubuh dan menenangkan pikiran.

Selain itu, wedang ronde juga memiliki banyak khasiat untuk kesehatan, seperti meningkatkan imunitas, melancarkan sirkulasi darah, mengatasi masuk angin, dan meredakan batuk. Membuat wedang ronde sendiri di rumah tidaklah sulit. Anda hanya perlu menyiapkan beberapa bahan yang mudah didapat dan murah.

Dalam artikel ini, saya akan memberikan cara membuat wedang ronde yang hangat dan nikmat untuk Anda dan keluarga. Anda juga akan mengetahui bahan-bahan, waktu persiapan, waktu memasak, nutrisi, porsi, langkah-langkah, tips dan trik, serta kesimpulan dari resep wedang ronde ini. Yuk, simak artikelnya sampai habis!

Cara Membuat Wedang Ronde yang Hangat dan Nikmat

Wedang ronde adalah minuman tradisional khas Jawa yang terbuat dari bola-bola tepung ketan berisi kacang tanah dalam kuah jahe gula merah. Wedang ronde sangat cocok untuk dinikmati di saat cuaca dingin atau hujan, karena dapat menghangatkan dan menyehatkan tubuh.

Wedang ronde juga dapat dikreasikan dengan berbagai bahan tambahan sesuai selera, seperti santan, susu, coklat, kentang, ubi, kolang kaling, nangka, atau tape ketan. Wedang ronde adalah perpaduan antara tangyuan dan kuah jahe plus gula khas Nusantara. Tangyuan juga terbuat dari tepung ketan dan sedikit air, bisa diberi isian maupun polosan.

Tangyuan berasal dari China dan biasanya disajikan dalam kuah manis atau sup. Tangyuan memiliki arti simbolik kekeluargaan dan kesatuan, karena bentuknya yang bulat dan teksturnya yang lengket. Tangyuan juga dibuat bersama-sama dalam perayaan seperti Festival Dongzhi atau Festival Yuanxiao.

Wedang ronde memiliki sejarah yang menarik di Indonesia, sebagai hasil asimilasi budaya Tionghoa dengan Nusantara. Wedang ronde mulai dikenal di Indonesia sejak abad ke-15, ketika banyak pedagang dan imigran Tionghoa datang ke Indonesia. Mereka membawa budaya dan kuliner mereka, termasuk tangyuan.

Namun, karena sulit mendapatkan bahan-bahan seperti gula putih, mereka menggantinya dengan gula merah yang lebih mudah didapat di Indonesia. Mereka juga menambahkan jahe, daun pandan, dan serai untuk memberi aroma dan rasa yang lebih segar. Dengan demikian, terciptalah wedang ronde yang khas Indonesia.

Wedang ronde sangat mudah dan murah untuk dibuat di rumah. Anda hanya membutuhkan beberapa bahan sederhana yang bisa Anda temukan di pasar atau toko terdekat. Anda bisa membuat bola-bola ketan dengan berbagai warna dan ukuran, lalu merebusnya hingga mengapung. Kuahnya dibuat dari air rebusan jahe, gula merah, daun pandan, dan serai.

Anda bisa menambahkan bahan lain sesuai selera, seperti santan, susu, coklat, kentang, ubi, kolang kaling, nangka, atau tape ketan. Anda juga bisa menyajikan wedang ronde dengan kacang tanah sangrai, roti tawar, atau lengkeng sebagai pelengkap.

Cara membuat wedang ronde sangat mudah dan murah untuk dilakukan di rumah. Anda hanya membutuhkan beberapa bahan sederhana yang bisa Anda temukan di pasar atau toko terdekat. Berikut adalah cara membuat wedang ronde yang hangat dan nikmat untuk Anda dan keluarga.

Bahan-bahan

  • 200 gram tepung ketan putih
  • 50 gram tepung tapioka
  • Air secukupnya
  • 100 gram kacang tanah, sangrai dan haluskan
  • 1/4 sendok teh garam
  • 2 liter air
  • 250 gram gula merah, sisir
  • 5 cm jahe, memarkan
  • 2 lembar daun pandan, simpulkan
  • 2 batang serai, memarkan
  • 1/4 sendok teh garam

Waktu Persiapan : 30 menit
Waktu Memasak : 30 menit
Kalori: 280 kkal
Porsi : 8 gelas

Langkah-langkah

  1. Siapkan mangkuk besar, masukkan tepung ketan, tepung tapioka, dan garam. Aduk rata, lalu tuang air sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga adonan kalis dan tidak lengket di tangan. Bagi adonan menjadi 40 bagian, lalu bulatkan.
  2. Ambil satu bagian adonan, pipihkan di telapak tangan, lalu isi dengan sekitar 1/2 sendok teh kacang tanah halus. Tutup adonan, lalu bulatkan kembali. Ulangi hingga semua adonan habis.
  3. Didihkan air di panci besar, lalu masukkan bola-bola ketan. Masak hingga bola-bola ketan mengapung, lalu angkat dan tiriskan. Sisihkan.
  4. Didihkan air di panci lain, lalu masukkan gula merah, jahe, daun pandan, serai, dan garam. Aduk hingga gula larut, lalu masak hingga mendidih dan berwarna merah kecoklatan. Matikan api, lalu saring air rebusannya.
  5. Siapkan mangkuk saji, lalu masukkan beberapa bola-bola ketan. Tuang air rebusan gula merah di atasnya, lalu sajikan hangat atau panas.

Tips dan Trik

  • Anda bisa menambahkan bahan lain sesuai selera, seperti santan, susu, kolang kaling, nangka, atau tape ketan.
  • Anda bisa menyimpan bola-bola ketan yang sudah direbus di dalam air dingin agar tidak mengeras. Jika ingin disajikan lagi, panaskan kembali di dalam air mendidih.
  • Anda bisa menyimpan air rebusan gula merah di dalam kulkas agar lebih awet. Jika ingin disajikan lagi, panaskan kembali di atas api.

Wedang ronde adalah minuman tradisional khas Jawa yang sangat lezat dan menyehatkan. Anda bisa membuatnya sendiri di rumah dengan mudah dan murah. Wedang ronde cocok untuk disajikan di saat cuaca dingin atau hujan. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat!